Jumat, 04 Desember 2015

PETRUS BUKANLAH PAUS PERTAMA.. PENGAKUAN SIMON PETRUS ADALAH DASAR PENDIRIAN GEREJA KRISTUS

PETRUS BUKANLAH PAUS PERTAMA
PENGAKUAN SIMON PETRUS ADALAH DASAR PENDIRIAN GEREJA KRISTUS
BATU KARANG ITU YESUS KRISTUS

Inilah ayat yang diperdebatkan sepanjang masa oleh ahli-ahli Teologi sampai sekarang. Mari kita simak.

Matius 16:13-20   
Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: "Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?"
Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi." 
Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?"
Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"  
Kata Yesus kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.
Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."
Lalu Yesus melarang murid-murid-Nya supaya jangan memberitahukan kepada siapa pun bahwa Ia Mesias.

POIN: PENGAKUAN SIMON PETRUS BAHWA YESUS ADALAH MESIAS, ANAK ALLAH YANG HIDUP & LARANGAN YESUS UNTUK MEMBERITAHUKAN HAL TERSEBUT KEPADA SIAPAPUN

Pertanyaan Yesus kepada rasul-rasul-Nya, “Menurutmu, siapakah Aku ini?”

Jawab Simon Petrus, “Mesias, Anak Allah yang hidup!”

Tanggapan Yesus, “Berbahagialah engkau Simon bin Yunus, pengakuanmu sebenarnya adalah pernyataan Bapa-Ku yang di sorga. Mulai sekarang, namamu adalah Petrus (petros, πέτρος: stone, rock) yang akan turut menyusun batu karang (petra, πέτρα: rock formation) ini, yakni pengakuanmu bahwa Aku adalah Mesias Anak Allah sebagai dasar di mana Aku akan mendirikan gereja-Ku. Jadi, di atas dasar batu karang atau gunung batu ini, akan Kudirikan jemaat-Ku, tentu saja alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga di mana apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."

Coba baca berulang-ulang:
Engkau adalah “Petros” dan di atas “petra” ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku.

Engkau adalah “Stone” dan di atas “rock” ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku.

Engkau adalah “Rock” dan di atas “rock formation” ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku.

Engkau adalah "Petros" (Stone; batu)..



dan di atas “petra” (rock; batu karang) ini..




Aku akan mendirikan jemaat-Ku..



Apa bedanya “stone, rock” (petros, πέτρος) dengan “rock formation” (petra, πέτρα)?

“Stone” adalah sepotong batu (a piece of rock) yang bisa kita ambil, simpan dan lempar. Jadi “stone” = sepotong “rock”. Contoh dari “stone”: “gemstone” (batu permata), “agate stone” (batu akik), dll.

“Rock formation” adalah formasi batuan seperti di gua, tebing, bukit, gunung, laut dan pantai.. “Rock formation” di sini bisa berarti gunung batu atau batu karang. “Rock formation” tidak bisa kita ambil, simpan atau lempar, harus kita ledakkan dengan bom jika kita ingin menghancurkan.
Contoh dari “rock formation”: “Petra” (Petra), salah satu 7 keajaiban dunia baru, suatu objek wisata di negara Yordania.

Petra 
Petra (Πέτρα) is a historical and archaeological city in the southern Jordanian governorate of Ma'an that is famous for its “rock-cut” architecture and water conduit system. Another name for Petra is the Rose City due to the color of the “stone” out of which it is carved. Petra was named amongst the New7Wonders of the World in 2007.

Petra (Πέτρα) adalah kota bersejarah dan arkeologi di Yordania gubernuran selatan Ma'an yang terkenal dengan arsitektur “rock-cut” (potongan batu) dan saluran air sistem. Nama lain untuk Petra adalah Kota Mawar karena warna dari "stone" (batu) yang diukir. Petra disebut sebagai salah satu di antara 7KeajaibanBaru Dunia pada tahun 2007.

“Stone”
Daud mengalahkan Goliat dengan umban dan “stone” (sepotong batu) 
(Baca 1 Samuel 17:40, 49-50)

“Rock” di sini maksudnya “rock formation” atau “a mass of rock” 
Karena TUHAN, Allah kita adalah “rock” (gunung batu, dalam hal ini adalah formasi batuan) (Baca 1 Samuel 2:2; Mazmur 18:3 (2), 32 (31), 47 (46)), maka sangat jelas Yesus Kristus, Tuhan kita adalah “rock” (batu karang, formasi batuan yang kokoh) (Matius 16:18; 1 Korintus 10:4).

Simon Petrus adalah adalah “stone”, batu kecil yang turut membentuk formasi “rock”, batu karang besar Kristus sebagai dasar pendirian gereja-gereja Kristus di mana saja di seluruh dunia. 

Namun demikian, Simon Petrus yang lemah, baru saja dipuji-puji oleh Yesus kemudian malah terkena teguran yang cukup keras (bahkan dikatai Iblis) oleh Yesus. 

Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: "Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia." (Matius 16:23)

Maksud Yesus mengganti nama Simon menjadi Petrus adalah melambangkan Simon yang lemah (Matius 16:23) menjadi Petrus, seorang pribadi sekeras batu “stone” di dalam iman. 


Kita semua, orang-orang Kristen adalah batu-batu karang kecil, batu-batu hidup “living stone” yang turut membangun suatu rumah rohani yang kokoh. Rasul Petrus sendiri mengatakan demikian, 

“Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup “living stone” untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.” (1 Petrus 2:5)

Jadi, keliru banget kalau orang-orang Roma langsung menyiapkan kursi “Kepausan” bagi Simon Petrus begitu selesai membaca ayat ini.

POINNYA ADALAH PENGAKUAN SIMON PETRUS BAHWA YESUS ADALAH MESIAS, ANAK ALLAH YANG HIDUP & LARANGAN YESUS UNTUK MEMBERITAHUKAN HAL TERSEBUT KEPADA SIAPAPUN

POINNYA BUKAN PENGANGKATAN SIMON PETRUS SEBAGAI PAUS PERTAMA

Tidak ada deklarasi di depan 12 rasul tersebut bahwa Yesus mengangkat Simon Petrus sebagai Paus Pertama, Pemimpin Tertinggi di antara 12 rasul tersebut. Buktinya para rasul masih bingung dengan siapa yang terbesar di antara mereka.

Matius 18:1, 18-20 
Pada waktu itu datanglah murid-murid itu kepada Yesus dan bertanya: "Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga?"
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.
Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apa pun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga.
Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka."

Ternyata “kunci kerajaan sorga” yang tampaknya hanya diberikan Yesus kepada Simon Petrus di Matius 16:19, juga diberikan kepada rasul-rasul yang lain. Kunci tersebut adalah kuasa “mengikat” dan “melepas”. Dibagikan sama rata, adil. Setuju dengan keputusan Tuhan kita?

Bagi Tuhan Yesus, mendirikan gereja bisa di mana saja asal dasar pendiriannya adalah batu karang pengakuan bahwa diri-Nya adalah Mesias, Anak Allah yang hidup dan atau batu karang itu adalah diri-Nya sendiri. 
Dua atau tiga orang berkumpul dalam nama Yesus, di situ Yesus ada di tengah-tengah mereka.


POIN PENGAKUAN SIMON PETRUS BAHWA YESUS ADALAH MESIAS, ANAK ALLAH YANG HIDUP BISA KITA LIHAT JUGA DI INJIL MARKUS DAN LUKAS

Markus 8:27-30
Kemudian Yesus beserta murid-murid-Nya berangkat ke kampung-kampung di sekitar Kaisarea Filipi. Di tengah jalan Ia bertanya kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: "Kata orang, siapakah Aku ini?"
Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan: seorang dari para nabi." 
Ia bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?" Maka jawab Petrus: "Engkau adalah Mesias!"  
Lalu Yesus melarang mereka dengan keras supaya jangan memberitahukan kepada siapa pun tentang Dia. 

Lukas 9:18-21
Pada suatu kali ketika Yesus berdoa seorang diri, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. Lalu Ia bertanya kepada mereka: "Kata orang banyak, siapakah Aku ini?"
Jawab mereka: "Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit." 
Yesus bertanya kepada mereka: "Menurut kamu, siapakah Aku ini?" Jawab Petrus: "Mesias dari Allah."  
Lalu Yesus melarang mereka dengan keras, supaya mereka jangan memberitahukan hal itu kepada siapa pun. 

POINNYA SAMA: PENGAKUAN PETRUS BAHWA YESUS ADALAH MESIAS & LARANGAN YESUS UNTUK MEMBERITAHUKAN HAL TERSEBUT KEPADA SIAPAPUN


Mengapa Yesus melarang mereka memberitahukan bahwa diri-Nya Mesias dari Allah kepada siapa pun (Matius 16:20; Markus 8:30; Lukas 9:21)? Karena saatnya belum tiba. Setelah peristiwa penyaliban, kematian, kebangkitan, dan kenaikan-Nya, baru hal tersebut harus diberitakan ke penjuru dunia.



AKHIRNYA RASUL PAULUS MEMASTIKAN POLEMIK TERSEBUT DENGAN JELAS BAHWA YESUS KRISTUS ADALAH BATU KARANG ATAU GUNUNG BATU YANG MEMBERI MINUMAN ROHANI

1 Korintus 10:4 
dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus. 

Roma 9:33 
seperti ada tertulis: "Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion sebuah batu sentuhan dan sebuah batu sandungan, dan siapa yang percaya kepada-Nya, tidak akan dipermalukan."

Efesus 2:19-22
19 Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah, 20 yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.
21 Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapi tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan. 22 Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh.




JANGAN LUPA RASUL PETRUS SENDIRI MENGATAKAN BAHWA SETIAP DARI KITA TELAH MENJADI BATU HIDUP SEPERTI YANG DICONTOHKAN OLEH DIRINYA. 

1 Petrus 2:5 
“Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.” 

Kisah Para Rasul 4:11 
Yesus adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan -- yaitu kamu sendiri --, namun ia telah menjadi batu penjuru.

1 Petrus 2:6-7
6 Sebab ada tertulis dalam Kitab Suci: "Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion sebuah batu yang terpilih, sebuah batu penjuru yang mahal, dan siapa yang percaya kepada-Nya, tidak akan dipermalukan."
7 Karena itu bagi kamu, yang percaya, ia mahal, tetapi bagi mereka yang tidak percaya: "Batu yang telah dibuang oleh tukang-tukang bangunan, telah menjadi batu penjuru, juga telah menjadi batu sentuhan dan suatu batu sandungan."




JANGAN LUPA APA KATA YESUS.

Matius 7:24-25
24 "Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. 25 Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu. "

Matius 21:42 
"Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita. "

Matius 24:1-2
1 Sesudah itu Yesus keluar dari Bait Allah, lalu pergi. Maka datanglah murid-murid-Nya dan menunjuk kepada bangunan-bangunan Bait Allah.
2 Ia berkata kepada mereka: "Kamu melihat semuanya itu? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak satu batu pun di sini akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan."



DAN TERAKHIR, WAHYU YANG DITERIMA YOHANES.

Wahyu 21:10-14
10 Lalu, di dalam roh ia membawa aku ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari sorga, dari Allah.
11 Kota itu penuh dengan kemuliaan Allah dan cahayanya sama seperti permata yang paling indah, bagaikan permata yaspis, jernih seperti kristal.
12 Dan temboknya besar lagi tinggi dan pintu gerbangnya dua belas buah; dan di atas pintu-pintu gerbang itu ada dua belas malaikat dan di atasnya tertulis nama kedua belas suku Israel.
13 Di sebelah timur terdapat tiga pintu gerbang dan di sebelah utara tiga pintu gerbang dan di sebelah selatan tiga pintu gerbang dan di sebelah barat tiga pintu gerbang.
14 Dan tembok kota itu mempunyai dua belas “batu dasar” dan di atasnya tertulis kedua belas nama “kedua belas rasul” Anak Domba itu.





KESIMPULAN:

Semua orang Kristen adalah orang-orang kudus (1 Korintus 1:2) yang mengikuti satu Orang Kudus (Kisah Para Rasul 2:27), yakni Yesus Kristus.

Semua orang Kristen adalah imam-imam (1 Petrus 2:5) yang mengikuti satu Imam Besar Agung (Ibrani 4:14), yakni Yesus Kristus.

Semua orang Kristen adalah batu-batu karang rohani, batu-batu hidup seperti Petrus (Matius 16:18) yang mengikuti satu Batu Karang Rohani (1 Korintus 10:4), yakni Yesus Kristus.

Semua orang Kristen adalah anggota-anggota keluarga Allah, yang membentuk Bait Allah rohani, yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Yesus Kristus sebagai batu penjuru. (Efesus 2:19-22)



Lalu bagaimana dengan Paus yang bertahta sebagai Raja Bumi di Kerajaan Bumi (Dunia) yang bernama Tahta Suci Vatikan (Roma)?

Dia adalah batu karang salah kaprah! Hasil salah tafsir orang-orang Romawi kuno yang menyesatkan 1,2 milyar pemujanya. Hasil pemaksaan kehendak bahwa Kunci Kerajaan Sorga harus berada di Roma.



    Simon Petrus adalah seorang nelayan.

    Petrus adalah seorang nelayan..


     Petrus adalah seorang nelayan..

     Petrus adalah seorang nelayan..


Tetapi oleh orang-orang Katolik (Roma), disulap menjadi seorang Paus..











Kunci-kunci Kerajaan Sorga
Kunci Emas: kuasa mengikat dan melepas di sorga
Kunci Perak: kuasa mengikat dan melepas di dunia









Tidak ada komentar:

Poskan Komentar